Home » TEACHING METHODS » PAPER QUILING

PAPER QUILING

Paper quiling berkaitan erat dengan paper (kertas) dan quiling (menggulung). Paper quiling dapat dikatakan sebagai kegiatan gulung menggulung kertas. Apa tujuan menggulung kertas? Salah satu jawabannya adalah create (membuat) sesuatu dari gulungan kertas tersebut.

Bagi guru bahasa, paper quiling dapat dimasukkan sebagai salah satu materi ajar PROCEDURE.  Yakni kegiatan pembelajaran yang memperkenalkan pelibatan steps (langkah-langkah) atau cara (prosedur).

Alat-alat dan bahan yang dibutuhkan untuk paper quiling mencakup:

– kertas (bisa dapat menggunakan kertas-kertas bekas, jilid paper)

– lem

– tusuk gigi

– gunting

– penggaris

Langkah-langkah pengerjaan:

1. Siapkakn kertas, kemudian dengan menggunakan penggaris, buat garis dengan ukuran 0,5 cm.

2. Gunting

3. Dengan menggunakan tusuk gigi, gulunglah kertas yang telah dipotong tadi.

4. Beri lem pada ujung kertas

5. Siapkan kertas jilid paper dan buatlah  gambar bentuk bunga yang sederhana

6. Gulungan kertas yang telah siap ditempelkan pada gambar bunga.

Di bawah ini saya unduhkan gambar bentuk dasar paper quiling yang diambil dari:

http://www.google.co.id/imglanding?imgurl=http://www.myquilling.com/wp-content/uploads)

Bentuk dasar di atas memungkinkan siswa untuk berkreasi dan berimajinasi. Di bawah ini contoh paper quiling yang saya unduh dari: http://www.google.co.id/imglanding?/paper+quilling

Bagaimana kegiatan pembuatan paper quiling menjadi kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris?

Pertama, ajak siswa untuk “berbicara” dalam bahasa Inggris ketika guru menunjukkan alat-alat dan bahan.

Kedua, libatkan siswa untuk ‘berbicara dan melakukan” paper quiling.

Ketiga, pada saat guru memberi contoh mengubah gulungan menjadi sebuah karya seni, jadikan aktivitas tersebut untuk memperkenalkan bahasa Inggris dalam konteks prosedural.

Setelah Kegiatan pembelajaran selesai, siswa dimintakan untuk melakukan refleksi terhadap apa yang dilakukannya dengan cara menuliskan apa yang mereka alami dalam bentuk jurnal, untuk kemudian diserahkan kepada guru.

 


2 Comments

  1. arsyadvilla says:

    kayaknya menarik juga. ntar saya coba ah. salam kenal.

  2. roja alimohammadi says:

    very good

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: