Home » TEACHING METHODS » HOW TO TEACH LISTENING

HOW TO TEACH LISTENING

Listening adalah kemampuan receptive yang harus dikuasai setiap pembelajar bahasa asing, termasuk Bahasa Inggris. Bagi siswa kegiatan belajar Listening merupakan kegiatan yang tidak begitu dinantikan. Mengingat kegiatan Listening pada umumnya tidak saja membosankan bagi siswa, tetapi juga membosankan bagi guru. Gambaran pembelajaran listening hanya seputar:(1) guru memperdengarkan recorded-voice, (2) siswa diminta menyimak, (3) Siswa dituntun dan dituntut untuk memahami apa yang disamapaikan speaker, (4) guru repot menyiapkan bahan ajar listening dan jengkel dengan gangguan teknis akibat alat yang tidak berfungsi normal.

Bagi siswa SMA kemampuan receptive (listening skill) diuji sebagai bagian dari soal Ujian Nasional. Jumlah soal sebanyak 15 dengan durasi test antara 25-30 menit. Mengantarkan siswa untuk menjadi peecaya diri pada saat UN listening section, menuntut agar guru memberikan materi ajar listening sebagai ajang latihan dan persiapan ujian.

Di bawah ini disajikan solusi sederhana untuk pengajaran listening tanpa menggunakan laboratorium bahasa. Penyajian materi listening hanya membutuhkan: (1) SUARA (voice) guru, (2) ruangan yang relatif tidak berisik. Langkah-langkah pengjaran yang dibutuhkan mencakup:
1. Pilih materi yang akan diajarkan. Materi dapat diambil dari: (1) buku sumber, (2) internet, (3) authentic material seperti Berita, iklan Tv atau radio, (4) Penggalan interview, (4) jokes, (5) talk show, (6) lagu.
2. Setelah materi ditentukan, terlebih dahulu dibaca dan dihitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membaca teks tersebut.
3. Tentukan apa yang diharapkan dikuasai siswa setelah mendengarkan teks.
4. Buat lembar exercise untuk mengecek listening comprehension
5. Jika terdapat kata-kata atau frasa yang dianggap terlalu sulit, sederhanakan terlebih dahulu, atau dapat juga diganti voice kalimatnya.
6. Sebelum listening dimulai, bekali siswa dengan schemata (background information) dapat dengan cara : (1) menunjukkan gambar yang berkaitan dengan teks, (2) memberikan pertanyaan yang nanti berkaitan dengan teks, (3) berikan judul, minta siswa untuk menebak/mengira-ngira (guess) teks yang akan diberikan tentang apa, (4) pre-teach kosa kata yang dianggap sulit.
7. Teks dibacakan sebanyak tiga kali dengan tujuan:
a) Siswa mendengarkan (yang ke satu) tanpa diberi worksheet. Perhatian difokuskan pada menduga gambaran umum isi teks yang sedang diperdengarkan.
b) Siswa diberi handout yang berisi pertanyaan mengenai isi terks. Berikan waktu kepada siswa untuk memahami soal-soal yang diberikan. Perdengarkan teks untuk ke dua kalinya. Pada saat yang sama siswa memberikan jawaban. Untuk kemudahan sebaiknya soal meminta jawaban dalam bentuk pilihan a, b, c, atau d.
c) Perdengarkan teks untuk ke tiga kalinya. Siswa dapat memastikan jawaban yang dibuatnya benar atau tidak.
8. Jangan meminta siswa untuk hanya memahami isi teks. Tapi berikan kegiatan yang berkaitan dengan isi teks.
9. beri waktu untuk berdiskusi mengenai isi teks. Berikan kegiatan tambahan berupa pekerjaan rumah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: