Home » TEACHING METHODS » MENULIS TEKS RECOUNT DAN MASALAHNYA

MENULIS TEKS RECOUNT DAN MASALAHNYA

Salah satu teks yang diajarkan di SMA adala RECOUNT. Teks ini pada umumnya menyampaikan pengalaman yang telah dilalui oleh seseorang. Penyampainya dapat si pelaku itu sendiri, atau sebaliknya seseorang menyapaikan pengalaman orang lain.

Jenis teks Recount yang sudah dikenal oleh para siswa adalah Diary, yakni tulisan yang berisi curahan perasaan yang dialami pada suatu hari. Recount yang lain adalah Biografi dan autobiografi.

Ketika para siswa SMA diminta menuliskan teks berbentuk recount, setelah mereka diberi penjelasan dan contoh, ciri gramatik dan ciri bahasa dalam teks ini, para siswa mengalami kesulitan sebagai berikut:

  1. Memulai Orientation, sekalipun telah dijelaskan bahwa pada orientation harus memuat Who, What, When dan Where, atau ada Opening, beberapa menit dihabiskan hanya untuk menentukan Orientation.
  2. Tidak menggunakan Past tense. Para siswa tetap menggunakan Present untuk menceritakan kejadian yang telah lewat.
  3. Banyak meminta guru untuk menerjemahkan kata yang akan ditulisnya.
  4. Menggunakan kata dengan mencaplok dari kamus, tanpa merujuk apakah kata tersebut kelompok noun, adjective, verb atau yang lainnya, sehingga kalimatnya menjadi rancu dalam makna.
  5. Menuliskan teks secara lengkap dalam bahasa Indonesia terlebih dahulu, baru kemudian diterjemahkan. Pengubahan dari bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris menjadi semakin sulit karena ada beberapa kata yang tidak mereka temukan dalam kamus Indonesia-Inggris.
  6. Menggunakan bahasa terjemahan dari Alfa link
  7. Kekurangan gagasan untuk dituangkan, sehingga ada siswa yang mengobrol
  8. Kebingungan untuk menuliskan apa, dengan alasan mereka tidak tahu harus menuliskan apa
  9. Penguasaan kosakata tidak memadai untuk mampu membuat sebuah teks yang padu.
  10. Waktu 60 menit, tidak cukup untuk membuat suatu tulisan yang memuat orientation, events, reorientation dan comment.

1 Comment

  1. city says:

    sama persis seperti murid saya di smp. Waktu mereka menulis recount tetap saja menggunakan present tense karena mereka menulis karangan recount dalam bahasa indonesia dulu sebelum inggrisnya. jadi asal comot kata aja. dan jelas, bahasanya sangat tidak bisa dipahami dalam bahasa inggris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: